
Rustic Market Explore The Museum Sentul
Kalau beberapa waktu lalu kamu sempat melihat foto-foto bernuansa Eropa dari Rustic Market Explore The Museum Sentul lalu-lalang di Instagram atau TikTok, lalu belakangan konten soal tempat ini terasa sepi. Kamu tidak salah lihat.
Ada perubahan status penting yang perlu diketahui sebelum kamu benar-benar merencanakan kunjungan ke Bojong Koneng, Sentul.
Sekilas Tentang Rustic Market Explore The Museum
Konsep Wisata Ala Eropa yang Sempat Viral
Rustic Market Explore The Museum Sentul diresmikan pada 15 Mei 2025 (soft opening tiga hari sebelumnya) sebagai cabang ketujuh dari jaringan Rustic Market, brand yang berdiri sejak 2015 dan lebih dulu dikenal lewat beberapa lokasi di Jawa Timur.
Konsepnya menggabungkan arsitektur klasik bernuansa western/Eropa dengan koleksi museum berisi barang antik dan kendaraan klasik, ditambah area kuliner dan spot foto tematik.
Formula ini yang memang jadi ciri khas seluruh cabang Rustic Market, bukan hanya yang di Sentul.
Di media sosial, tempat ini sempat disebut juga dengan nama “Valley Market”, dan cepat viral berkat nuansa pedesaan Eropa yang jarang ditemukan di kawasan Bogor.
Update Pengelolaan Rustic Market Explore The Museum Sentul Bogor
Berdasarkan pengumuman resmi manajemen Rustic Market yang dipublikasikan melalui story akun Instagram resmi mereka, Rustic Market secara resmi tidak lagi mengelola kegiatan dalam bentuk apapun di Outlet Explore The Museum, Sentul, Bogor.
Kerja sama sebelumnya dinyatakan telah diselesaikan dengan itikad baik dan Rustic Market menegaskan tidak lagi bertanggung jawab atas kegiatan operasional maupun transaksi apa pun yang berlangsung di lokasi tersebut ke depannya.
Penting untuk memahami dengan tepat apa yang dinyatakan di sini bahwa, yang dikonfirmasi resmi adalah pemutusan pengelolaan/kerja sama, bukan pernyataan eksplisit bahwa bangunan atau venue fisiknya berhenti beroperasi total.
Ini kemungkinan besar mencerminkan pola bisnis kemitraan/lisensi brand yang umum di industri destinasi wisata.
Dimana, sebuah lokasi dijalankan mitra lokal dengan lisensi konsep dari brand pusat dan lisensi tersebut bisa dihentikan tanpa otomatis bangunannya juga tutup.
Artinya, bagi pengunjung, kalau saat ini kamu melihat konten atau iklan yang mengatasnamakan “Rustic Market” untuk lokasi di Sentul, sebaiknya berhati-hati sebelum melakukan transaksi apa pun.
Karena, brand pusat sudah menyatakan tidak lagi bertanggung jawab atas apa yang terjadi di sana.
Status venue fisik ke depan (apakah beroperasi dengan nama/manajemen baru atau benar-benar berhenti) belum dikonfirmasi secara terbuka pada saat tulisan ini dibuat.
Sehingga, info berikut disajikan sebagai catatan historis, bukan jaminan kondisi terkini.
Info Lengkap Rustic Market Explore The Museum Sebelum Update
Lokasi dan Akses
Rustic Market Explore The Museum berlokasi di Jl. Raya Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sekitar 1-2 jam perjalanan dari Jakarta atau pusat Kota Bogor via Tol Jagorawi, tergantung kondisi lalu lintas.
Lokasinya berada di kawasan puncak dengan pemandangan hijau, tak jauh dari Sentul City dan Gunung Pancar.
Harga Tiket dan Sistem Voucher
Berdasarkan info yang beredar sebelum pengumuman resmi tersebut, sistem masuknya menggunakan skema minimum order/voucher senilai Rp100.000/orang dewasa.
Voucher tersebut nantinya bisa ditukarkan sepenuhnya dengan makanan atau minuman di dalam area. Pengunjung di bawah 17 tahun dan lansia tidak dikenakan biaya.
Fasilitas dan Daya Tarik Utama
Konsep ruang terbuka dengan beberapa bangunan bergaya Eropa, area foto bertema (termasuk patung gajah besar sebagai landmark), serta area museum ber-AC yang menyimpan koleksi barang antik seperti piano tua dan kendaraan klasik jadi daya tarik utamanya.
Fasilitas pendukung mencakup mushola dan area parkir terpisah untuk motor (Rp3.000) dan mobil (Rp5.000).
Alternatif Outlet Rustic Market yang Masih Bisa Dikunjungi
Rustic Market bukan cuma ada di Sentul. Brand ini punya beberapa cabang aktif di Jawa Timur dengan konsep serupa (nuansa Eropa, spot foto, kuliner) dengan karakter yang berbeda-beda.
Berikut rangkuman berdasarkan info lokasi dan data menu dan yang tersedia.
Rustic Market Tiny Villages (Valley View), Trawas – Mojokerto
Rustic Market Tiny Villages by Valley View berlokasi di Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Sekitar 27 km atau 40 menit perjalanan dari pusat Kota Mojokerto, di dataran tinggi dengan pemandangan lembah dan pegunungan.
Jam operasional bervariasi:
- Selasa & Sabtu: 08.00-18.00 WIB
- Senin & Minggu: 07.00-18.00 WIB
Cabang ini menerapkan tiket masuk sekitar Rp75.000 per orang yang berfungsi sebagai voucher untuk ditukar menjadi makanan/minuman. Harganya lebih murah Rp25.000 dibanding skema yang pernah berlaku di outlet Sentul.
Contoh harga menu di Rustic Market By Valley View:
Americano Rp30.435, Cappuccino/Latte Rp34.783, kategori teh racikan seperti Chamomile Medley atau Midnight in Paris Rp40.000, hingga menu kopi single origin premium (Trawas Black Honey, Liberica Toraja, Liberica Lintong) di Rp50.435.
Untuk makanan berat, ada Spaghetti Carbonara/Bolognese Rp49.565, Chicken Cordon Bleu Rp55.652, hingga Tenderloin/Striploin Steak Rp145.000.
Menu pizza dibanderol flat Rp80.000 dan tersedia menu lokal seperti Sei Sapi/Sei Ayam mulai Rp32.174.
Rustic Market By The Lake – Surabaya
Rustic Market By The Lake berada di kawasan Graha Natura, Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya dengan konsep dining di pinggir danau.
Cabang ini punya menu paling premium di antara semua outlet. Selain menu hot/cold standar (Espresso/Americano Rp30.435, Ice Matcha Rp45.217), tersedia kategori Premium Tea TWG seharga Rp85.000 per cangkir dan Bacha Coffee eksklusif seharga Rp125.000.
Harga ini jauh di atas menu serupa di cabang lain.
Untuk makanan, tersedia Steak (US Beef Tenderloin Rp160.870, US Rib Eye Rp146.087), menu Indonesia seperti Sup Buntut Rp78.000 dan Iga Goreng Sambal Terasi Rp74.000 hingga menu manis seperti Terangbulan dan pizza (flat Rp80.000).
Rustic Market Rock Riverside, Pacet – Mojokerto
Rustic Market Rock Riverside berkonsep cabin house dan glamping di tepi sungai. Lokasinya berada di Nono, Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Menariknya, cabang ini punya harga menu paling terjangkau di antara semua outlet. Contohnya, Regular Tea Rp18.000, Espresso Rp19.000, Americano Rp23.000, bahkan lebih murah dari cabang lain untuk kategori serupa.
Ada juga menu kreasi unik seperti Biscof Jelly Coffee, Jelly Cendol Dawet dan Bir Pletok seharga Rp24.000-28.000, plus paket bundling 1 makan + 1 minum hanya Rp45.000.
Kalau berencana menginap semalam di kawasan Pacet atau Trawas ketimbang pulang-pergi dalam sehari, panduan lengkap cara booking hotel di Traveloka bisa jadi panduan praktis untuk mencari akomodasi terdekat.
Atau, bandingkan opsinya lewat panduan cara booking hotel di Agoda sebelum memutuskan.
Rustic Market Forest Tree – Surabaya
Rustic Market Forest Tree merupakan cabang pertama/flagship dari brand ini. Lokasinya berada di Jl. Golf 1 No.159 A, Gunung Sari, Kecamatan Dukuhpakis, Surabaya.
Dibanding cabang lain, Forest Tree punya variasi menu paling beragam. Menunya mencakup kategori minuman kreasi susu, jus buah segar, hingga smoke house ala Amerika.
Untuk minuman, selain hot/cold standar (Americano Rp30.435, Cappuccino/Latte Rp34.783), tersedia kategori Milk Creation seperti Black Forest dan Red Velvet Cheese Cake seharga Rp40.000, serta menu kreasi seperti Golden Hour dan Rustic Sangria di Rp35.000.
Pilihan jus buah cukup lengkap, mulai dari Watermelon/Carrot/Guava (Rp34.783) hingga Avocado (Rp45.217).
Dari sisi makanan, Forest Tree adalah satu-satunya cabang yang menyajikan kategori Smoke House ala Amerika, yaitu Texas Brisket Platter seharga Rp165.217, serta varian Se’i Sapi, Se’i Ayam, dan Se’i Lidah dengan pilihan rasa Rendang, Blackpepper dan Balado (Rp30.345-Rp45.217).
Menu berat lain mencakup Grilled Beef Steak Rp90.435, aneka Chicken/Beef dengan saus (Rp40.000-Rp60.000), serta menu tradisional seperti Tongseng Daging Rp65.000 dan Nasi Goreng Jawa Rp30.000.
Untuk pizza, harganya flat Rp80.000 sama seperti cabang lain dengan opsi tambahan ekstra cheese (Rp14.783) dan ekstra topping (Rp10.435), detail yang tidak ditemukan di cabang lain.
Sementara untuk hidangan penutup tersedia pilihan pancake (Rp40.000), mousse (Rp30.000-Rp35.000), gelato per porsi (mulai Rp30.435), hingga martabak dan terang bulan (Rp40.000-Rp50.000).
Rekomendasi Pilihan Outlet Rustic Market
Catatan penting: dua outlet di kawasan Trawas dan Pacet berjarak cukup jauh dari pusat kota (sekitar 40 menit dari Mojokerto) dengan akses jalan menanjak dan berkelok.
Pastikan kondisi kendaraan prima, terutama saat musim hujan. Sebagian cabang tidak terjangkau transportasi umum, jadi kendaraan pribadi jadi pilihan paling praktis.
Untuk info menu terbaru dan pembukaan cabang di kota lain (Rustic Market disebut juga hadir di Pandaan, Malang dan Semarang, meski detail lokasinya belum tersedia secara publik), disarankan memantau langsung akun Instagram resmi @rusticmarket.id.
Kalau kamu ingin menggabungkan kunjungan ke beberapa cabang Rustic Market sekaligus destinasi lain di Jawa Timur dalam satu perjalanan, melihat contoh itinerary perjalanan dan paham cara membuatnya bisa membantu kamu menyusun rute secara efisien.
Untuk kamu yang justru mencari destinasi alternatif yang lebih dekat dari Jakarta ketimbang harus ke Jawa Timur, traveling ke tempat wisata Bandung yang sejuk juga layak dipertimbangkan sebagai destinasi bernuansa alam dengan waktu tempuh lebih singkat.
FAQ Rustic Market
Apakah Rustic Market Explore The Museum Sentul masih buka?
Berdasarkan pengumuman resmi, Rustic Market sudah tidak lagi mengelola outlet ini. Status operasional venue fisiknya ke depan belum dikonfirmasi secara terbuka, jadi sebaiknya cek langsung sebelum berkunjung.
Apakah aman bertransaksi di Outlet Explore The Museum Sentul sekarang?
Karena Rustic Market sudah menyatakan tidak bertanggung jawab atas kegiatan operasional maupun transaksi di lokasi tersebut, ada baiknya berhati-hati sebelum melakukan pembayaran apa pun yang mengatasnamakan brand Rustic Market di sana.
Berapa harga tiket masuk cabang Rustic Market yang masih aktif?
Tiny Villages (Valley View) di Trawas sekitar Rp75.000/orang (voucher makan-minum), sementara Forest Tree, By The Lake dan Rock Riverside tidak menerapkan sistem tiket masuk serupa berdasarkan data yang tersedia.
Apa bedanya konsep antar-cabang Rustic Market?
Tiny Villages (Valley View) unggul di pemandangan lembah dan pegunungan, By The Lake fokus pada dining premium di tepi danau, Rock Riverside menawarkan cabin house dan glamping dengan harga paling terjangkau, sementara Forest Tree adalah cabang pertama dengan lokasi paling dekat pusat kota Surabaya.
Kenapa harga menu berbeda-beda antar cabang Rustic Market?
Setiap cabang punya positioning berbeda. By The Lake misalnya, menyasar segmen lebih premium (menu Bacha Coffee Rp125.000), sementara Rock Riverside menyasar segmen lebih terjangkau (Americano Rp23.000). Ini wajar untuk brand dengan konsep venue beragam di lokasi berbeda.
Nama “Rustic Market” di Sentul dan nama “Rustic Market” di Jawa Timur kini berada di posisi yang berbeda. Kalau tujuan kamu adalah memastikan status Sentul sebelum berangkat, jangan andalkan foto-foto lama di internet.
Brand pusat sudah menyatakan lepas tangan dari pengelolaan lokasi tersebut, jadi verifikasi langsung ke lapangan atau ke kanal resmi tetap jadi langkah paling aman sebelum kamu membawa keluarga atau menghabiskan waktu perjalanan ke sana.
Kalau tujuan kamu sebenarnya adalah mengejar pengalaman “vibes Eropa” itu sendiri, bukan lokasi Sentul secara spesifik, empat cabang aktif di Jawa Timur justru menawarkan pilihan yang lebih jelas statusnya dan bervariasi sesuai kebutuhan.
Rock Riverside untuk budget ketat dan opsi menginap, Tiny Villages untuk pemandangan lembah dengan tiket masuk yang jelas nilainya, By The Lake untuk momen fine dining di tepi danau.
Bagi yang mencari variasi menu paling lengkap dalam satu kunjungan, mulai dari smoke house ala Amerika hingga dessert manis, Forest Tree jadi cabang dengan pilihan terluas di antara semuanya.
Hal yang paling penting untuk diingat adalah, jangan berasumsi harga, jam operasional atau bahkan status buka-tidaknya sebuah tempat wisata viral akan tetap sama seperti saat pertama kali viral.
Kondisi lapangan destinasi seperti ini bisa berubah cepat, baik karena pergantian pengelolaan seperti outlet Sentul, maupun penyesuaian harga dan jam di cabang-cabang lain.
Kalau kamu sedang menimbang beberapa destinasi bernuansa alam untuk akhir pekan, ada baiknya bandingkan dulu opsi-opsi di atas berdasarkan prioritas kamu sendiri sebelum menentukan cabang mana yang akan dikunjungi.
Mulai dari jarak tempuh, budget per orang dan apakah ingin sekadar foto-foto atau benar-benar menginap. Semoga informasi terbaru tentang Rustic Market Explore The Museum Sentul ini bermanfaat.

