Biaya Liburan ke Vietnam, Info Visa Terbaru & 3 Simulasi Budget

Rincian Biaya Liburan ke Vietnam Kalau kamu sedang mempersiapkan dan menghitung biaya liburan ke Vietnam, ada satu hal yang wajib kamu ketahui dulu. Ya, aturan …

Rincian biaya liburan ke Vietnam dan itinerary ke Ha Long Bay.
Rincian biaya liburan ke Vietnam dan itinerary ke Ha Long Bay.
Total biaya liburan ke Vietnam dan itinerary ke destinasi wisata premium, Ha Long Bay.

Rincian Biaya Liburan ke Vietnam

Kalau kamu sedang mempersiapkan dan menghitung biaya liburan ke Vietnam, ada satu hal yang wajib kamu ketahui dulu. Ya, aturan bebas visanya baru saja berubah.

Sejak 15 Juli 2026, pemegang paspor biasa Indonesia hanya bisa masuk Vietnam tanpa visa selama maksimal 14 hari untuk tujuan wisata. Turun dari total durasi yang sebelumnya 30 hari, sesuai Kerangka Kerja ASEAN tentang Pembebasan Visa bagi Pemegang Paspor Biasa.

Bagi mayoritas traveler yang berlibur 4 sampai 7 hari, ini bukan masalah besar. Tapi kalau itinerary-mu lebih panjang dari itu, angka biaya yang akan di uraikan dalam tulisan ini perlu kamu sesuaikan dengan komponen anggaran visa.

Di luar urusan visa, pertanyaan paling sering muncul soal Vietnam adalah berapa total uang yang perlu disiapkan? Jawabannya tergantung banyak variabel. Mulai dari gaya traveling, musim keberangkatan, sampai kota mana yang dituju.

Panduan ini akan membedah biaya traveling ke vietnam per komponen, lalu memberi simulasi konkret untuk tiga gaya trip yang berbeda. Tujuannya, supaya kamu bisa langsung memperkirakan budget sesuai kondisimu sendiri.

 

Estimasi Total Biaya Liburan ke Vietnam

Sebelum masuk ke rincian per kategori, berikut simulasi total biaya liburan ke Vietnam per orang. Angka-angka ini adalah estimasi berdasarkan harga pasar, bukan patokan mutlak, karena harga tiket dan akomodasi selalu berfluktuasi mengikuti musim dan waktu pemesanan.

Estimasi Biaya Berdasarkan Gaya Traveling

Simulasi berikut menggunakan acuan durasi 5D4N, yang paling umum dipilih untuk trip Hanoi-Ha Long-Sapa.

Komponen Backpacker Mid-Range Luxury
Tiket pesawat PP Rp2.800.000 Rp4.200.000 Rp7.500.000
Visa Rp0 (bebas visa ≤14 hari) Rp0 Rp0
Akomodasi (4 malam) Rp600.000 Rp1.800.000 Rp4.800.000
Makan (5 hari) Rp600.000 Rp1.250.000 Rp2.500.000
Transportasi lokal Rp400.000 Rp750.000 Rp2.000.000
Tiket wisata & aktivitas Rp500.000 Rp1.000.000 Rp2.500.000
eSIM/internet Rp70.000 Rp100.000 Rp100.000
Total per orang ±Rp5.000.000 ±Rp9.100.000 ±Rp19.400.000

Yang membedakan tiga tier ini bukan cuma fasilitas, tapi juga cara kamu mengambil keputusan kecil sepanjang trip. Backpacker menginap di hostel atau homestay sederhana, makan di warung lokal dan naik transportasi umum.

Mid-range mengambil hotel bintang 3, sesekali makan di restoran dan campuran Grab dengan transportasi umum. Sementara Traveler bergaya luxury menginap di hotel bintang 4-5, restoran pilihan dan private car untuk mobilitas.

Estimasi Biaya Berdasarkan Durasi Trip (4D3N, 5D4N, 6D5N)

Durasi trip juga menentukan berapa banyak komponen biaya harian yang terakumulasi, sementara tiket pesawat relatif tetap karena dihitung sekali per trip, bukan per hari. Berikut perbandingannya:

Durasi Backpacker Mid-Range Luxury
4D3N ±Rp4.500.000 ±Rp8.000.000 ±Rp16.800.000
5D4N ±Rp5.000.000 ±Rp9.100.000 ±Rp19.400.000
6D5N ±Rp5.400.000 ±Rp10.200.000 ±Rp22.000.000

Menambah satu hari trip di kelas backpacker hanya menambah bujet sekitar Rp400.000-500.000, karena biaya harian yang ditekan seminimal mungkin.

Sebaliknya, di kelas luxury, setiap hari tambahan bisa menambah Rp2,5-2,6 juta karena akomodasi dan aktivitas premium terakumulasi lebih cepat.

Ini jadi pertimbangan praktis. Kalau budget terbatas, memperpanjang durasi trip jauh lebih murah dilakukan di gaya traveler ala backpacker dibanding luxury.

Kalau kamu ingin membandingkan angka ini dengan destinasi ASEAN lain, pola perhitungan serupa juga berlaku untuk biaya liburan ke Thailand dan biaya liburan ke Malaysia, yang sama-sama punya rentang harga lebar tergantung gaya trip.

 

Rincian Biaya Liburan ke Vietnam per Komponen

Tiket Pesawat Pulang-Pergi ke Vietnam

Ini biasanya jadi komponen terbesar dalam budget liburan ke Vietnam. Untuk rute Jakarta-Hanoi, harga tiket pulang-pergi baru-baru ini ditemukan mulai dari sekitar Rp2,5 juta lewat maskapai seperti Scoot.

Sementara maskapai full-service seperti Singapore Airlines bisa menembus kisaran Rp6 sampai Rp9 juta tergantung bulan keberangkatan.

Musim sangat menentukan. Bulan termurah untuk terbang dari Jakarta ke Hanoi biasanya Februari dengan rata-rata harga pulang-pergi sekitar Rp3,9 juta, sementara Desember dan Mei jadi bulan termahal dengan rata-rata di atas Rp5,7 juta.

Kalau kamu fleksibel soal tanggal, ini selisih yang cukup besar untuk dijadikan pertimbangan.

Satu detail praktis yang sering luput adalah memesan tiket sekitar 40 hari sebelum keberangkatan cenderung memberi harga terbaik. Jadi, booking dadakan biasanya bukan pilihan paling hemat.

Kalau kamu belum familiar dengan cara membandingkan harga dan memesan tiket dari berbagai maskapai, panduan cara pemesanan tiket pesawat online dan offline bisa membantu memetakan opsi yang tersedia.

Rute ke Ho Chi Minh City punya pola harga yang mirip, sementara penerbangan ke Da Nang biasanya sedikit lebih mahal karena frekuensi penerbangan langsung yang lebih terbatas dari Indonesia.

Biaya dan Aturan Terbaru Visa Vietnam untuk WNI

Per 15 Juli 2026, pemegang paspor biasa Indonesia dapat memasuki Vietnam tanpa visa selama maksimal 14 hari, khusus untuk tujuan wisata dan kunjungan keluarga. Aturan ini menggantikan kebijakan lama yang memberi masa tinggal bebas visa hingga 30 hari.

Beberapa hal praktis yang perlu diperhatikan:

  • Kalau tripmu 14 hari atau kurang untuk tujuan wisata murni, kamu tidak perlu mengurus visa apa pun. Jadi, biaya untuk komponen ini bisa dianggap nol.
  • Kalau kamu berencana tinggal lebih dari 14 hari, atau datang untuk tujuan selain wisata dan kunjungan keluarga, kamu wajib mengajukan visa sesuai ketentuan imigrasi Vietnam.
  • Syarat paspor berlaku minimal 6 bulan sejak tanggal kedatangan tidak berubah dari aturan sebelumnya. Jadi, tetap cek masa berlaku paspor kamu sebelum booking.

Karena kebijakan imigrasi bisa berubah lagi sewaktu-waktu, selalu cek informasi terbaru dari KBRI Hanoi atau Kedutaan Besar Vietnam di Jakarta sebelum keberangkatan. Terutama kalau itinerary-mu mepet ke batas 14 hari.

Biaya Akomodasi per Malam

Vietnam terkenal murah untuk urusan menginap, terutama di Hanoi. Untuk kelas backpacker, akomodasi seringkali bisa didapat di bawah Rp100.000 per malam.

Beberapa homestay atau guesthouse di kawasan Old Quarter menawarkan kamar mulai dari Rp85.000 sampai Rp120.000 per malam dengan fasilitas dasar seperti AC dan wifi.

Untuk kelas mid-range, hotel bintang 3 umumnya berkisar Rp400.000 sampai Rp800.000 per malam. Sementara untuk kelas luxury, hotel dan resort bintang 5 mulai dari sekitar Rp2 juta per malam, dengan fasilitas lengkap seperti spa dan kolam renang.

Lokasi menginap juga memengaruhi kenyamanan mobilitas. Memilih penginapan di kawasan Old Quarter Hanoi membuatmu bisa berjalan kaki ke banyak titik wisata dan kuliner, sehingga menghemat pengeluaran transportasi harian.

Kalau kamu belum tahu perbedaan fasilitas antar kelas hotel, memahami perbedaan hotel bintang 1 sampai 5 akan membantumu menentukan tier yang sesuai budget.

Biaya Makan Harian

Konsumsi di Vietnam terkenal ramah kantong, apalagi kalau kamu berani makan di warung pinggir jalan.

Untuk gaya backpacker, satu porsi makan di warung lokal bisa didapat dengan harga sangat murah. Sehingga, total pengeluaran makan harian bisa ditekan sampai Rp100.000-150.000 per hari kalau makan 3 kali sehari di tempat lokal.

Untuk mid-range, makan di restoran lokal dengan porsi lebih besar biasanya berkisar Rp200.000 per hari. Sementara untuk kelas luxury dengan sesekali fine dining, angka ini bisa naik ke Rp400.000-600.000 per hari.

Yang perlu diperhatikan adalah makanan halal semakin mudah ditemukan di Hanoi, terutama di kawasan yang ramai turis. Tapi, tetap perlu riset lokasi sebelum berangkat kalau ini jadi pertimbangan penting bagimu.

Biaya Transportasi Lokal di Vietnam

Di dalam kota, opsi transportasi cukup beragam, antara lain Grab (versi lokal ride-hailing), bus kota dan taksi konvensional.

Untuk perjalanan antarkota, seperti Hanoi ke Sapa atau Hanoi ke Ha Long, sleeper bus jadi pilihan populer karena sekaligus menghemat satu malam biaya hotel.

Kalau kamu backpacker, kombinasi bus bandara-kota dan Grab untuk mobilitas harian biasanya cukup dengan Rp80.000-100.000 per hari. Untuk mid-range yang lebih sering pakai taksi atau Grab Car, angkanya naik ke Rp150.000-200.000 per hari.

Untuk luxury dengan private car dan driver, biaya bisa mencapai Rp400.000 per hari. Kelebihannya menawarkan fleksibilitas rute dan waktu yang jauh lebih nyaman, terutama untuk day trip ke Ha Long Bay atau Sapa.

Tiket Masuk Wisata dan Aktivitas

Ini kategori yang variasinya paling lebar, karena sangat tergantung destinasi wisata mana yang kamu pilih. Objek wisata gratis di Hanoi cukup banyak, seperti kawasan Old Quarter, Hoan Kiem Lake dan Train Street.

Yang berbayar biasanya bertarif terjangkau, seperti Temple of Literature.

Untuk trip ke luar kota, biayanya lebih signifikan. Paket cruise Ha Long Bay dengan makan siang biasanya berkisar Rp700.000-900.000 per orang.

Sementara untuk aktivitas di kawasan pegunungan Sapa seperti cable car ke puncak Fansipan tergolong lebih mahal karena termasuk kategori objek wisata premium.

Biaya eSIM/Internet Selama di Vietnam

Paket eSIM untuk kebutuhan internet selama traveling di vietnam biasanya berkisar Rp50.000-100.000, tergantung kuota dan durasi. Ini komponen kecil, tapi penting untuk navigasi, pemesanan transportasi lewat aplikasi dan komunikasi selama di lapangan.

 

Itinerary dan Simulasi Budget Liburan ke Vietnam

Sebelum masuk ke rincian per kategori, berikut simulasi total biaya liburan ke Vietnam per orang. Angka-angka ini bukan patokan mutlak, karena harga tiket dan akomodasi selalu berfluktuasi mengikuti musim dan waktu pemesanan.

Itinerary Traveling ke Vietnam 5D4N

Simulasi berikut menggunakan acuan durasi 5D4N, yang paling umum dipilih untuk trip Hanoi-Ha Long-Sapa.

Hari Waktu Aktivitas
1 09.00-11.00 Tiba di Bandara Noi Bai, imigrasi, perjalanan ke pusat kota Hanoi
12.00-13.00 Check-in penginapan, istirahat sebentar
14.00-18.00 Jalan kaki mengelilingi Old Quarter, singgah di Hoan Kiem Lake
19.00-21.00 Makan malam di warung lokal sekitar Old Quarter
2 08.00-10.00 Sarapan, kunjungan ke Temple of Literature
10.30-12.00 Eksplorasi Train Street, foto-foto di area kereta lewat
12.30-13.30 Makan siang
14.00-17.00 Waktu bebas: susur Old Quarter, belanja oleh-oleh atau ke Hoa Lo Prison
18.00-20.00 Makan malam, persiapan untuk day trip Ha Long besok
3 06.00-07.30 Penjemputan dari hotel menuju Ha Long Bay
08.00-11.30 Naik cruise, menyusuri gugusan karst Ha Long Bay
12.00-13.00 Makan siang di atas kapal
13.30-15.00 Aktivitas canoeing atau kunjungan gua
15.30-17.30 Perjalanan kembali ke Hanoi
18.00-19.00 Istirahat, makan malam ringan di dekat penginapan
4 08.00-11.00 Waktu bebas di Hanoi (belanja terakhir, jalan-jalan singkat)
12.00-13.00 Makan siang
13.00-19.00 Perjalanan darat menuju Sapa (opsi: sleeper bus/kereta malam)
20.00 Naik sleeper bus malam menuju Sapa (tiba pagi hari berikutnya)
5 06.00-07.00 Tiba di Sapa, sarapan, check-in penginapan sementara (opsional)
08.00-11.00 Cable car dan funicular menuju puncak Fansipan
11.30-12.30 Makan siang di area Sapa
13.00-15.00 Waktu bebas: menikmati pemandangan pegunungan, foto-foto
15.30-18.00 Perjalanan kembali ke Hanoi
19.00-21.00 Penerbangan pulang dari Bandara Noi Bai

Rute ini dipilih karena mewakili kombinasi tiga daya tarik utama Vietnam bagian utara dalam waktu singkat, antara lain kota bersejarah (Hanoi), wisata bahari (Ha Long Bay) dan wisata pegunungan (Sapa).

Kalau kamu ingin menyusun rute sendiri dengan pola serupa, contoh itinerary perjalanan dan templatenya bisa panduan awal yang praktis.

Simulasi Rincian Pengeluaran per Hari

Simulasi berikut menggunakan gaya mid-range, di luar komponen tiket pesawat dan akomodasi yang sudah dihitung terpisah di section sebelumnya.

Hari Aktivitas Utama Makan Transportasi Lokal Tiket Wisata Total Harian
1 Tiba, jalan kaki Old Quarter Rp200.000 Rp80.000 Rp0 Rp280.000
2 Eksplorasi Hanoi Rp250.000 Rp100.000 Rp100.000 Rp450.000
3 Day trip Ha Long Bay Rp0 (termasuk paket cruise) Rp0 (termasuk paket) Rp850.000 Rp850.000
4 Menuju Sapa (sleeper bus) Rp150.000 Rp450.000 (sleeper bus) Rp0 Rp600.000
5 Eksplorasi Sapa, pulang Rp200.000 Rp150.000 Rp350.000 (cable car) Rp700.000
Total 5 hari ±Rp2.880.000

Hari dengan aktivitas wisata besar seperti Ha Long Bay dan Sapa jauh lebih mahal dibanding hari eksplorasi kota biasa. Hari ke-4 direkomendasikan menggunakan sleeper bus malam (opsional), sehingga sekaligus menghemat satu malam biaya hotel.

Kalau budget kamu terbatas, salah satu opsi realistis adalah memilih satu destinasi luar kota saja (Ha Long atau Sapa, bukan keduanya) dan mengalokasikan sisa hari untuk eksplorasi Hanoi yang jauh lebih hemat.

 

Tips Menghemat Biaya Liburan ke Vietnam

Setelah tahu rincian biaya liburan ke vietnam per komponen, bagian ini membahas cara konkret menekan pengeluaran tanpa mengorbankan pengalaman traveling-mu.

Waktu Terbaik Traveling ke Vietnam

Musim sangat menentukan harga, baik untuk tiket pesawat maupun akomodasi. Bulan Februari biasanya menjadi bulan termurah untuk penerbangan Jakarta-Hanoi dengan rata-rata harga pulang-pergi sekitar Rp3,9 juta.

Sementara itu, Desember dan Mei cenderung jadi bulan termahal dengan rata-rata di atas Rp5,7 juta.

Di luar tiket pesawat, periode Oktober hingga April umumnya jadi waktu paling nyaman untuk berkunjung karena berada di luar musim hujan, sehingga aktivitas outdoor seperti Ha Long Bay dan Sapa tidak terganggu cuaca.

Hindari juga akhir tahun dan libur panjang nasional, karena harga hotel dan tiket pesawat bisa naik hingga 30 persen dibanding hari biasa.

Tips Mendapatkan Tiket Pesawat Murah

Booking tiket sekitar 40 hari sebelum keberangkatan cenderung memberi harga yang lebih stabil dibanding memesan mendadak. Beberapa langkah praktis yang bisa langsung diterapkan:

  • Bandingkan harga di beberapa platform sebelum memutuskan, karena selisih antar-platform untuk rute dan tanggal yang sama bisa cukup signifikan.
  • Fleksibel soal tanggal keberangkatan, karena beda beberapa hari saja kadang bisa memangkas harga cukup banyak.
  • Pantau promo yang biasanya muncul di jam-jam tertentu, misalnya midnight sale yang sering ditawarkan maskapai budget seperti AirAsia atau VietJet.

Pilih Akomodasi dan Transportasi yang Hemat

Untuk akomodasi, pilih penginapan di kawasan Old Quarter Hanoi. Harganya cukup kompetitif, mulai dari Rp85.000-120.000 per malam untuk kelas backpacker.

Lokasinya membuatmu bisa berjalan kaki ke banyak titik wisata dan kuliner, sehingga otomatis menekan pengeluaran transportasi harian.

Untuk perjalanan antarkota seperti Hanoi ke Sapa, manfaatkan sleeper bus malam. Selain lebih murah dibanding opsi transportasi siang hari, cara ini sekaligus menghemat satu malam biaya hotel karena kamu tidur selama perjalanan.

Kalau kamu ingin memesan akomodasi secara mandiri dan membandingkan opsi harga, panduan cara booking hotel di Traveloka bisa membantu menemukan penginapan dengan harga lebih kompetitif.

Perbandingan Traveling ke Vietnam Sendiri dan Ikut Paket Tour

Faktanya, jawabannya tergantung prioritasmu, bukan salah satu yang mutlak lebih baik.

Faktor Self-Planned Paket Tur
Harga Bisa lebih murah kalau pandai cari promo dan fleksibel tanggal ~Rp6 juta-Rp12 juta tergantung durasi, kelas hotel dan rute, sudah termasuk semua komponen
Waktu persiapan Butuh riset dan pengaturan sendiri Tinggal booking, semua sudah diatur
Fleksibilitas Bebas mengatur rute dan waktu sesuai keinginan Terikat jadwal grup
Risiko biaya tak terduga Lebih tinggi kalau kurang riset Lebih rendah karena sudah all-in
Cocok untuk Traveler yang suka fleksibilitas dan tidak keberatan mengatur sendiri Traveler yang mengutamakan kepraktisan dan minim waktu riset

Pilih self-planned kalau prioritasmu adalah harga semurah mungkin dan kamu punya waktu untuk riset sendiri.

Pilih paket tur kalau prioritasmu adalah kepraktisan dan tidak mau repot mengurus logistik antarkota, terutama untuk rute yang melibatkan banyak titik seperti Hanoi-Ha Long-Sapa dalam waktu singkat.

 

Destinasi Populer yang Bisa Dikunjungi Selama di Vietnam

Biaya liburan ke Vietnam juga sangat dipengaruhi rute mana yang kamu pilih, karena setiap kota punya karakter biaya yang sedikit berbeda. Berikut gambaran singkat lima destinasi yang paling sering masuk itinerary wisatawan Indonesia.

Hanoi

Hanoi biasanya jadi titik masuk utama karena penerbangan langsung dari Jakarta paling banyak tersedia ke kota ini. Sebagai ibu kota, Hanoi juga dikenal dengan biaya hidup yang relatif murah dibanding kota besar lain di Asia Tenggara.

Tepat di kawasan Old Quarter, ada banyak pilihan akomodasi dan kuliner jalanan dengan harga yang terjangkau.

Ha Long Bay

Ha Long Bay adalah destinasi wisata bahari yang berjarak sekitar 3-4 jam perjalanan darat dari Hanoi.

Kebanyakan wisatawan mengunjunginya sebagai day trip dengan paket cruise yang sudah termasuk makan siang, meski ada juga opsi menginap semalam di kapal (overnight cruise) dengan biaya lebih tinggi.

Da Nang

Da Nang dan kawasan sekitarnya seperti Hoi An menawarkan kombinasi pantai dan kota tua bersejarah.

Penerbangan langsung dari Indonesia ke Da Nang lebih terbatas dibanding ke Hanoi. Karena itu, sebagian traveler memilih transit dulu lewat Hanoi atau Ho Chi Minh City, yang berarti tambahan biaya dan waktu tempuh.

Sapa

Sapa adalah destinasi pegunungan di utara Vietnam yang terkenal dengan teras sawah dan Gunung Fansipan. Dari Hanoi, opsi paling hemat adalah sleeper bus malam yang sekaligus menghemat biaya penginapan satu malam.

Aktivitas seperti cable car ke puncak Fansipan tergolong kategori pengeluaran premium dibanding objek wisata lain di itinerary utara Vietnam.

Ho Chi Minh City

Ho Chi Minh City (dulu Saigon) adalah kota terbesar di selatan Vietnam dengan karakter lebih modern dan metropolitan dibanding Hanoi.

Kota ini sering jadi pilihan wisatawan yang ingin fokus pada wisata kota dan kuliner tanpa banyak perjalanan antarkota. Destinasi ini juga bisa dijadikan sebagai kombinasi dengan kawasan selatan lain seperti Delta Mekong.

Kalau kamu baru pertama kali ke Vietnam, kombinasi Hanoi–Ha Long–Sapa seperti pada contoh itinerary di atas cenderung lebih efisien dari sisi waktu dan biaya transportasi, karena ketiganya berada di kawasan utara yang saling berdekatan.

Menggabungkan wilayah utara dan selatan (misalnya Hanoi dan Ho Chi Minh City) dalam satu trip singkat biasanya menambah biaya penerbangan domestik tambahan. Sehingga, lebih cocok untuk itinerary yang lebih panjang dari 5-6 hari.

 

FAQ Seputar Biaya Liburan ke Vietnam

Apakah WNI masih bebas visa 30 hari ke Vietnam?

Tidak. Sejak 15 Juli 2026, masa bebas visa bagi WNI dipangkas dari 30 hari menjadi maksimal 14 hari, khusus untuk tujuan wisata dan kunjungan keluarga. Kalau trip kamu lebih panjang dari itu, kamu wajib mengurus visa sesuai ketentuan imigrasi Vietnam.

Berapa budget minimal untuk liburan ke Vietnam 5 hari?

Berdasarkan simulasi dalam panduan di atas, gaya backpacker dengan menginap di hostel, makan di warung lokal dan transportasi umum bisa berada di kisaran Rp5 juta per orang untuk 5D4N, sudah termasuk tiket pesawat.

Angka ini bisa lebih rendah kalau kamu berhasil dapat promo tiket pesawat.

Apakah lebih hemat pakai paket tur atau jalan sendiri?

Tergantung prioritas. Self-planned biasanya lebih murah kalau kamu punya waktu riset dan fleksibel soal tanggal, sementara paket tur menawarkan kepraktisan dengan risiko biaya tak terduga yang lebih rendah karena semua komponen sudah termasuk dalam satu harga.

Kapan waktu terbaik ke Vietnam agar biaya lebih hemat?

Bulan Februari biasanya menjadi bulan termurah untuk tiket pesawat dari Jakarta ke Hanoi, sementara Desember dan Mei cenderung jadi bulan termahal.

Di luar tiket pesawat, musim di luar musim hujan (Oktober-April) juga umumnya lebih nyaman untuk aktivitas outdoor di Hanoi dan sekitarnya.

Mata uang apa yang perlu dibawa ke Vietnam?

Mata uang resmi Vietnam adalah Dong (VND). Sebagian besar transaksi harian, terutama di warung lokal dan transportasi umum lebih mudah menggunakan uang tunai Dong, meski hotel dan restoran yang lebih besar biasanya sudah menerima kartu debit atau kredit internasional.

 

Biaya liburan ke Vietnam sangat bergantung pada tiga hal, yaitu gaya traveling yang kamu pilih, musim keberangkatan dan seberapa banyak riset yang kamu lakukan sebelum berangkat.

Kalau kamu mengutamakan budget seminimal mungkin, gaya backpacker dengan hostel, warung lokal dan sleeper bus bisa membawa total pengeluaran ke kisaran Rp5 juta untuk trip 5D4N.

Kalau kenyamanan jadi prioritas, gaya traveling mid-range atau luxury tetap masuk akal selama kamu sudah menyiapkan budget sesuai simulasi di atas.

Satu hal yang paling penting agar tidak dilewatkan. Cek ulang aturan bebas visa 14 hari yang baru berlaku sejak Juli 2026 sebelum menyusun itinerary, terutama kalau rencana tripmu mendekati atau melebihi batas tersebut.

Kebijakan imigrasi bisa berubah lagi sewaktu-waktu, jadi pastikan informasi yang kamu pegang tetap yang paling baru saat mendekati tanggal keberangkatan.

Kalau kamu ingin membandingkan Vietnam dengan opsi lain yang lebih dekat dengan Indonesia, rincian biaya liburan ke Singapura dengan simulasi lengkap bisa membantu melihat gambaran lebih luas sebelum memutuskan destinasi yang paling sesuai dengan budget dan waktu liburanmu.

Tinggalkan komentar